,

Wakil Kepala BGN Nanik Deyang Menangis, Minta Maaf atas Insiden Siswa Keracunan MBG

by -486 Views

News Mamuju — Suasana haru mewarnai konferensi pers yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kasus keracunan makanan dan minuman bermerek MBG yang menimpa sejumlah siswa di Mamuju. Wakil Kepala BGN, Nanik Deyang, tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para korban, orang tua siswa, dan masyarakat.

Momen Wakil Kepala BGN Nanik Deyang Menangis Minta Maaf, Banyak Siswa  Keracunan MBG
Wakil Kepala BGN Nanik Deyang Menangis, Minta Maaf atas Insiden Siswa Keracunan MBG

Permintaan Maaf di Hadapan Publik

Dengan suara bergetar, Nanik Deyang menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh dalam melakukan pengawasan distribusi produk makanan dan minuman yang beredar. Ia mengaku sangat menyesal atas kejadian yang menimpa para siswa, hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga : Ferry Irwandi Dilaporkan Hera Lubis ke Polda Sumut, Dituding Fitnah

“Kami sangat menyesal, dan atas nama institusi, saya pribadi meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang dirugikan. Ini adalah pelajaran penting bagi BGN untuk memperketat pengawasan,” ujar Nanik dengan mata berkaca-kaca.

Kronologi Insiden Keracunan MBG

Insiden bermula ketika sejumlah siswa di Mamuju mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah usai mengonsumsi produk MBG yang dibeli di kantin sekolah. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan setempat, puluhan siswa sempat dirawat di puskesmas dan rumah sakit terdekat, meskipun sebagian besar kini sudah diperbolehkan pulang.

Pihak kepolisian dan Dinkes tengah melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pengambilan sampel makanan dan minuman untuk diuji di laboratorium. Hasil sementara menunjukkan adanya kemungkinan kontaminasi bahan berbahaya yang menjadi penyebab keracunan massal tersebut.

Langkah BGN dalam Penanganan dan Evaluasi

Sebagai tindak lanjut, BGN segera membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi bersama pemerintah daerah dan kepolisian. Selain itu, BGN juga berkomitmen memperketat proses pengawasan produksi, distribusi, hingga peredaran produk makanan dan minuman yang berpotensi dikonsumsi oleh anak-anak sekolah.

“Ke depan, kami akan memperkuat koordinasi dengan pihak sekolah, dinas terkait, dan pelaku usaha. Kami tidak ingin kejadian ini terulang kembali,” tegas Nanik Deyang.

Selain langkah investigasi, BGN juga berencana memberikan pendampingan psikologis kepada siswa yang terdampak serta melakukan kampanye edukasi keamanan pangan di sekolah-sekolah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua dalam memilih makanan yang sehat dan aman.

Penutup

Kasus keracunan MBG di Mamuju menjadi sorotan nasional sekaligus peringatan penting tentang urgensi pengawasan pangan di lingkungan sekolah. Permintaan maaf tulus Wakil Kepala BGN Nanik Deyang sekaligus menjadi komitmen awal untuk membenahi sistem pengawasan dan memastikan setiap produk yang beredar aman dikonsumsi masyarakat. Khususnya anak-anak.

Dengan langkah konkret dan evaluasi menyeluruh, BGN bertekad menjadikan insiden ini sebagai momentum untuk memperkuat sistem keamanan pangan di Indonesia.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.