News Mamuju — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui partisipasi dalam Program Magang Nasional 2025. Sebanyak puluhan peserta magang dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah vokasi diterima secara resmi dalam upacara penyambutan yang digelar pada Rabu (26/11) di aula utama Rutan Mamuju.
/vfv6da0qjvjuk2i.jpeg)
Penyambutan Peserta Magang Berlangsung Khidmat
Kepala Rutan Mamuju memimpin langsung kegiatan penyambutan yang berlangsung sederhana namun penuh makna. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Rutan Mamuju siap memberikan pengalaman kerja nyata bagi para peserta magang, khususnya terkait tugas, fungsi, dan dinamika pelayanan pemasyarakatan.
Baca Juga : Danantara isyaratkan ajak Purbaya negosiasi utang Whoosh Desember ini
“Kami berharap peserta magang dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya. Dunia pemasyarakatan menawarkan pengalaman unik yang tidak ditemukan di banyak tempat,” ujarnya.
Para peserta magang diperkenalkan dengan jajaran pejabat struktural serta diberikan gambaran umum mengenai lingkungan kerja, kode etik, serta standar operasional yang berlaku di Rutan.
Program Pembelajaran Terstruktur bagi Peserta Magang
Rutan Mamuju telah menyiapkan kurikulum pembelajaran internal yang mencakup pengenalan administrasi pemasyarakatan, pengelolaan data warga binaan, kegiatan pembinaan, hingga tugas keamanan. Para peserta akan diarahkan ke beberapa divisi, di antaranya:
-
Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR)
-
Subsi Administrasi dan Perawatan
-
Subsi Pelayanan Tahanan
-
Subsi Pembinaan
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan edukasi mengenai pendekatan humanis dalam pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan menyampaikan bahwa pendampingan intensif akan diberikan agar mahasiswa dapat memperoleh pemahaman komprehensif. “Kami ingin mereka tidak hanya mengamati, tetapi juga merasakan langsung bagaimana pelayanan pemasyarakatan berjalan,” jelasnya.
Mendukung Regenerasi SDM dan Peningkatan Profesionalitas
Program magang ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk memahami lebih dalam aspek penegakan hukum dan pembinaan narapidana. Rutan Mamuju menilai keberadaan peserta magang dapat memberi energi baru serta membantu mempercepat berbagai proses administrasi dan layanan internal.
Bupati Mamuju melalui perwakilannya turut mengapresiasi keterlibatan Rutan dalam Program Magang Nasional 2025. Ia menilai langkah tersebut penting dalam meningkatkan kualitas SDM daerah dan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi praktis.
Harapan Peserta dan Rencana Kolaborasi Ke Depan
Para peserta magang mengaku antusias mengikuti program ini. Mereka berharap dapat memahami bagaimana mekanisme pelayanan tahanan, penerapan disiplin, hingga proses pembinaan berlangsung di lapangan.
Rutan Mamuju juga berencana memperluas kolaborasi dengan lebih banyak kampus dan lembaga pendidikan sebagai bentuk komitmen pendidikan berkelanjutan. Program magang ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya SDM profesional yang memahami sistem pemasyarakatan dengan lebih baik.
Dengan dimulainya Program Magang Nasional 2025 di Rutan Mamuju, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan kompetensi generasi muda dan peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di Sulawesi Barat.








