, ,

Remaja di Tapalang Jadi Tersangka Keributan Suporter, Polresta Mamuju Bertindak Tegas

by -516 Views

News MamujuPolresta Mamuju telah menetapkan dua orang sebagai tersangka terkait keributan antar suporter yang terjadi di Lapangan Bahagia, Galung Tapalang, Kabupaten Mamuju, Selasa (12/8/2025) sore. Kedua tersangka diidentifikasi sebagai MA (19) dan AF (17), warga Desa Kasambang, Tapalang. Namun, hanya satu dari mereka yang ditahan.

Polresta Mamuju Terus Dalami Kasus Keributan Antar Suporter di Lapangan  Sepak Bola Galung Tapalang - Sulbar Info
Remaja di Tapalang Jadi Tersangka Keributan Suporter, Polresta Mamuju Bertindak Tegas

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Agustinus Pigay, membenarkan kedua penetapan tersangka ini. Menurutnya, penahanan dilakukan setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti.

Baca Juga : BI imbau warga Sulut waspadai peredaran uang palsu

Detail Penanganan Tersangka

Masih di bawah umur, AF (17) tidak dilakukan penahanan sebagaimana aturan perlindungan anak. Sementara itu, MA (19) ditahan dan dibawa ke Rutan Polresta Mamuju.

Dugaan Tindak Kejahatan

Keduanya dijerat dengan pasal-pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yaitu Pasal 170 tentang pengeroyokan dan Pasal 351 tentang penganiayaan. Hal ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus yang sempat mengganggu ketertiban umum.

Kericuhan yang Didahuluinya

Insiden keributan bermula setelah pertandingan sepak bola antar tim lokal di Lapangan Bahagia yang memanas karena adu penalti — memicu emosi suporter kedua kubu. Hingga akhirnya terjadilah bentrok antar warga, menyebabkan tiga orang warga Kuridi terluka dan mendapat perawatan di Puskesmas Tapalang.

Tegas dan Pro-Sportivitas

AKP Agustinus Pigay menegaskan, tindak anarkis dalam kegiatan olahraga tidak akan ditoleransi. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan untuk memberikan efek deteren bagi pelaku dan menjaga kondusivitas komunitas.

Imbauan untuk Komunitas Suporter

Polresta Mamuju juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat — khususnya suporter sepak bola — agar selalu menjaga sportivitas dan ketertiban saat dalam maupun sekitar pertandingan. Upaya bersama ini penting agar demonstrasi semangat di lapangan tidak berubah menjadi potensi konflik.


Penutup

Penetapan dua tersangka dalam keributan suporter Tapalang mencerminkan langkah penegakan hukum yang tegas dan proporsional oleh Polresta Mamuju. Dengan MA ditahan sementara AF sebagai anak di bawah umur mendapatkan perlakuan berbeda, penanganan kasus ini berharap memberikan pelajaran bagi masyarakat soal pentingnya kedewasaan dan kontrol emosi dalam konteks olahraga. Semua pihak diimbau tetap mengedepankan sportivitas demi keamanan bersama.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.