News Mamuju – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Budong-Budong dalam memperkuat pembangunan infrastruktur berkelanjutan di daerah tersebut.

Menurut Kadis PUPR Sulbar, sinergi antara pemerintah daerah dan BWS menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan strategis, khususnya pada sektor pengelolaan sumber daya air dan peningkatan konektivitas antarwilayah.
Baca Juga : Kafilah Sulbar Ahmad Farid Tampil Apik di Cabang Hafalan 500 Hadist STQH Nasional 2025
“Kami sepenuhnya mendukung arahan Gubernur SDK yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. BWS Budong-Budong memiliki peran besar dalam pengendalian banjir, irigasi, serta pembangunan bendungan yang berimplikasi langsung terhadap ekonomi masyarakat,” ujar Kadis PUPR Sulbar, Senin (13/10/2025).
PUPR Tekankan Keterlibatan Pengusaha Lokal
Selain mendukung sinergi antarinstansi, Kadis PUPR juga menekankan pentingnya pelibatan pengusaha lokal dalam proyek-proyek infrastruktur daerah. Ia menilai, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya berbicara soal kualitas fisik, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kita ingin pembangunan di Sulbar tidak hanya menghasilkan jalan, jembatan, atau bendungan, tapi juga membuka peluang kerja bagi kontraktor dan tenaga kerja lokal. Ini adalah bagian dari visi Gubernur untuk membangun ekonomi daerah berbasis kolaborasi,” jelasnya.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem bisnis konstruksi lokal, agar pengusaha daerah dapat bersaing sehat dan berkontribusi aktif dalam setiap proyek strategis nasional maupun daerah di Sulbar.
Kolaborasi dengan BWS Budong-Budong Fokus pada Proyek Air dan Infrastruktur Vital
BWS Budong-Budong selama ini menjadi mitra teknis utama Pemprov Sulbar dalam sejumlah proyek vital, seperti pengendalian banjir di wilayah pesisir, rehabilitasi jaringan irigasi, serta pengelolaan daerah aliran sungai (DAS).
Gubernur SDK disebut akan terus mengawal program ini agar berjalan efektif dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kadis PUPR mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan rencana kerja bersama BWS untuk memperkuat sistem drainase di kawasan perkotaan serta mempercepat proyek infrastruktur strategis seperti Jalan Trans Sulbar, Bendungan Budong-Budong, dan revitalisasi kawasan pesisir.
Dukungan Pemerintah Pusat Diharapkan Terus Mengalir
Dalam kesempatan itu, Kadis PUPR juga berharap dukungan dari pemerintah pusat, terutama Kementerian PUPR, terus mengalir agar program prioritas di Sulbar bisa terealisasi sesuai target.
“Sulbar memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Jika infrastruktur dasar diperkuat, maka daya saing daerah akan meningkat secara signifikan,” tambahnya.
Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat antara Pemprov Sulbar, BWS Budong-Budong, dan para pelaku usaha lokal, Sulbar dapat menjadi contoh daerah yang sukses membangun dengan pendekatan kolaboratif dan partisipatif.
Sinergi Jadi Kunci Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Langkah Gubernur SDK yang menggandeng BWS Budong-Budong disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan pelaku usaha.
Kolaborasi ini dinilai menjadi strategi efektif untuk mengoptimalkan potensi daerah tanpa mengabaikan kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
“Kami ingin pembangunan di Sulbar menjadi lebih inklusif. Pemerintah dan pengusaha harus berjalan bersama, karena pembangunan bukan hanya urusan infrastruktur, tapi juga kesejahteraan rakyat,” tutup Kadis PUPR Sulbar.








