,

Pertemuan Kerajaan Mamuju 2025, Kadis Pariwisata Sulbar Dorong Wisata Berbasis Budaya

by -480 Views

News Mamuju — Pertemuan Kerajaan Mamuju yang digelar di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (1/9/2025), menjadi momentum penting untuk memperkuat pariwisata daerah berbasis budaya dan sejarah. Acara ini dihadiri oleh para tokoh kerajaan, pemangku adat, akademisi, serta perwakilan pemerintah daerah.

Dukungan Penuh Pemprov Sulbar, RRI Mamuju Salah Media Promosi Wisata &  Budaya | Katinting
Pertemuan Kerajaan Mamuju 2025, Kadis Pariwisata Sulbar Dorong Wisata Berbasis Budaya

Dorongan Wisata Budaya dan Sejarah

Baca Juga : Plh Sekprov Sulbar: Kita Ketuk Langit Melalui Doa untuk Wujudkan Sulbar yang Aman dan Tentram

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Barat, Dr. Nurhidayat, menegaskan bahwa pariwisata Sulbar tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga harus berakar pada budaya lokal dan sejarah kerajaan yang kaya.

“Sulbar memiliki warisan budaya dan sejarah yang luar biasa. Pertemuan kerajaan seperti ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal bisa menjadi daya tarik wisata yang unik. Ke depan, pariwisata berbasis budaya akan menjadi prioritas,” ungkap Nurhidayat.

Pertemuan Kerajaan Jadi Magnet Wisata

Acara yang berlangsung di pusat kota Mamuju ini menampilkan sejumlah ritual adat, pameran benda pusaka, serta diskusi kebudayaan. Para wisatawan lokal maupun mancanegara terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Menurut panitia, agenda tahunan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga strategi untuk memperkenalkan Sulawesi Barat sebagai destinasi wisata budaya di Indonesia timur.

Kolaborasi Pemda dan Komunitas

Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan komunitas adat dan pelaku pariwisata. Hal ini dilakukan agar pengembangan wisata tidak merusak nilai tradisi, melainkan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kami ingin pariwisata Sulbar tumbuh secara berkelanjutan. Budaya bukan hanya tontonan, tapi juga tuntunan yang harus kita lestarikan,” kata Nurhidayat menambahkan.

Harapan ke Depan

Melalui pertemuan ini, Pemprov Sulbar berharap lahir program-program inovatif, seperti paket wisata sejarah, festival budaya, hingga penguatan desa wisata berbasis adat. Selain itu, event ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM lokal yang menghadirkan kuliner dan kerajinan khas Toraja-Mamuju.

“Pariwisata berbasis budaya dan sejarah akan mengangkat identitas Sulbar di kancah nasional maupun internasional. Inilah saatnya kita menjadikan warisan leluhur sebagai sumber kebanggaan sekaligus kesejahteraan,” tutup Kadis Pariwisata.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.