News Mamaju– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Mamuju resmi memfinalisasi kerja sama strategis dalam rangka memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kesepakatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga : KPK: Mantan Stafsus Yaqut Tahu Pergeseran Kuota Haji
1. Sinergi untuk Pembangunan Daerah
Penjabat Gubernur Sulbar menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulbar. Poltekkes Mamuju akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyusun program berbasis riset dan inovasi.
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya Poltekkes, akan memperkuat pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan di Sulbar,” ujarnya.
2. Peran Poltekkes Mamuju
Direktur Poltekkes Mamuju menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pembangunan daerah melalui pengembangan riset terapan dan program pengabdian masyarakat. Mahasiswa dan dosen akan didorong untuk terlibat langsung dalam berbagai program kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kabupaten.
“Tri Dharma Perguruan Tinggi harus hadir di tengah masyarakat. Kami siap memberikan solusi berbasis akademik untuk tantangan pembangunan di Sulbar,” jelasnya.
3. Fokus Kerja Sama
Beberapa fokus kerja sama yang disepakati antara lain:
-
Pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan untuk memperkuat layanan kesehatan daerah.
-
Riset kolaboratif terkait isu kesehatan masyarakat, gizi, dan lingkungan.
-
Pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan, program pencegahan stunting, serta layanan kesehatan berbasis komunitas.
4. Harapan dari Masyarakat Sulbar
Masyarakat menyambut baik kerja sama ini karena diharapkan mampu menjawab persoalan krusial seperti stunting, kurangnya tenaga medis, serta rendahnya akses layanan kesehatan di daerah terpencil. Kolaborasi ini juga diharapkan melahirkan inovasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.
5. Arah ke Depan
Finalisasi kerja sama ini akan dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) yang segera ditandatangani dan diimplementasikan dalam program nyata mulai tahun 2025. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan menjadi model kolaborasi pembangunan di Sulawesi Barat.








