News Mamuju — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas layanan perpajakan sekaligus memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan ini berlangsung di aula KPP Pratama Mamuju dan dihadiri oleh perwakilan wajib pajak, pelaku usaha, pemerintah daerah, mitra strategis, serta sejumlah organisasi profesi.

Forum ini merupakan bagian dari upaya KPP Pratama Mamuju untuk memperluas komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan perpajakan dengan masyarakat pengguna layanan. Dalam kesempatan tersebut, pihak KPP menyampaikan sejumlah pembaruan layanan, perkembangan regulasi perpajakan, serta rencana peningkatan kualitas pelayanan di tahun berjalan.
Baca Juga : Pantai Banyudono Rembang Tercemar, Warga Minta Operasi Pabrik PT Indo Seafood Disetop
Paparan Layanan dan Inovasi Digital
Dalam forum, pejabat KPP Pratama Mamuju memaparkan berbagai inovasi layanan yang telah dan akan terus dikembangkan, terutama yang berbasis digital. Hal ini dilakukan untuk mendukung kemudahan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan, mulai dari pelaporan, konsultasi, hingga pemantauan kepatuhan.
Salah satu yang disoroti adalah pemanfaatan layanan digital seperti e-Registration, e-Filing, dan e-Billing yang terus mengalami peningkatan pengguna. Selain itu, disampaikan pula rencana pengembangan ruang konsultasi virtual untuk menjangkau wajib pajak di wilayah terpencil.
Pihak KPP menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kunci untuk menciptakan layanan yang lebih efisien, cepat, dan minim hambatan. Dengan teknologi, wajib pajak dapat mengakses layanan kapan saja tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan pajak.
Dialog Terbuka dengan Stakeholder
Forum Konsultasi Publik ini juga menjadi ruang bagi stakeholder untuk menyampaikan aspirasi, saran, maupun keluhan terkait layanan perpajakan. Berbagai masukan disampaikan oleh peserta, mulai dari kebutuhan pendampingan teknis, kendala sistem, hingga usulan perluasan sosialisasi regulasi terbaru.
KPP Pratama Mamuju menampung seluruh masukan tersebut dan berkomitmen menindaklanjutinya melalui mekanisme evaluasi internal. Pejabat KPP menyampaikan bahwa peningkatan layanan tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kerja sama dan umpan balik dari masyarakat.
“Kami berharap forum seperti ini terus menjadi wadah kolaboratif. Pajak tidak hanya soal kewajiban, tetapi juga tentang memberikan layanan terbaik dan membangun kepercayaan publik,” ujarnya.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan Pajak yang Berorientasi Publik
Di akhir kegiatan, KPP Pratama Mamuju menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Mereka berjanji meningkatkan profesionalitas SDM, memperkuat pengawasan internal, dan memperluas inovasi pelayanan sehingga lebih adaptif terhadap kebutuhan wajib pajak.
Forum Konsultasi Publik ini diharapkan menjadi agenda rutin yang berperan besar dalam membangun ekosistem perpajakan yang lebih inklusif, transparan, dan akuntabel di wilayah Mamuju dan sekitarnya. Dengan sinergi bersama stakeholder, KPP Pratama Mamuju optimistis dapat mendukung peningkatan penerimaan negara sekaligus memberikan pengalaman pelayanan terbaik bagi masyarakat.








