, ,

Kasus Pengeroyokan di THM Mamuju: Dua Pelaku Ditangkap, Satu Lainnya Diduga Oknum Polisi Buron

by -489 Views

News Mamuju — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju berhasil menangkap dua pelaku pengeroyokan yang terjadi di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Mamuju, Sulawesi Barat.
>Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu melibatkan tiga orang pelaku, salah satunya diduga oknum anggota polisi yang kini masih buron.

Polda Sulbar Tetapkan 2 Personelnya Tersangka Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa  di Mamuju
Kasus Pengeroyokan di THM Mamuju: Dua Pelaku Ditangkap, Satu Lainnya Diduga Oknum Polisi Buron

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Sahrul, membenarkan penangkapan dua pelaku berinisial AR (28) dan MF (30). Keduanya diamankan di dua lokasi berbeda setelah dilakukan serangkaian penyelidikan oleh tim gabungan Resmob dan Intelkam.

Baca Juga : Kesal Sering Dimintai Rokok, Dua Pelajar SMA di Wonomulyo Adu Jotos

“Benar, dua pelaku sudah kami amankan. Satu orang lainnya masih dalam pengejaran dan diduga kuat merupakan oknum anggota Polri,” ujar Iptu Sahrul kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).


Korban Alami Luka Serius Akibat Dikeroyok

Kasus pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu malam (5/10/2025) sekitar pukul 23.45 WITA di salah satu THM kawasan Rimuku, Mamuju.
>Korban, berinisial RA (26), warga Simboro, diketahui sempat terlibat adu mulut dengan salah satu pelaku sebelum akhirnya diserang secara brutal oleh tiga orang di area parkiran.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan, serta harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Regional Mamuju.
>Menurut saksi di lokasi, pengeroyokan tersebut terjadi secara tiba-tiba dan terekam kamera pengawas (CCTV) yang kini menjadi barang bukti utama penyelidikan polisi.

“Kami sudah mengamankan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk karyawan THM,” tambah Sahrul.


Oknum Polisi Diduga Terlibat, Kapolda Sulbar Tegaskan Tidak Akan Melindungi

Informasi yang beredar menyebut salah satu pelaku yang masih buron berinisial BR, anggota kepolisian yang berdinas di wilayah hukum Sulbar.
>Menanggapi hal ini, Kapolda Sulbar Irjen Pol Suwondo Nainggolan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi tindakan kriminal yang dilakukan oleh anggota Polri.

“Kalau benar pelakunya anggota, proses hukum tetap berjalan. Tidak ada perlindungan bagi siapa pun yang melanggar hukum,” tegas Kapolda.

Kapolda juga telah memerintahkan Propam Polda Sulbar untuk ikut turun tangan melakukan penyelidikan internal terkait keterlibatan oknum tersebut.


Polresta Pastikan Proses Hukum Transparan

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Andi Fajar, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan.
Penyidik telah menetapkan dua pelaku yang ditangkap sebagai tersangka pengeroyokan, sementara satu lainnya masih dalam tahap pengejaran intensif.

“Kami akan terus kejar pelaku yang masih buron, termasuk berkoordinasi dengan Polda untuk memastikan penegakan hukum berjalan adil,” jelas AKP Andi Fajar.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi di media sosial sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.


Komitmen Tegakkan Keadilan di Sulbar

Kasus ini menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah upaya. Polda Sulbar meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
>Polda menegaskan akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum. Baik yang dilakukan warga sipil maupun aparat, demi menjaga citra institusi Polri di mata publik.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa hukum berlaku sama bagi semua,” tutup Kapolda Suwondo.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.