News Mamuju – Kapolresta Mamuju pastikan penanganan korban unjuk rasa berlangsung maksimal. Aparat kepolisian menurunkan tim medis dan personel pendukung untuk memberikan pertolongan cepat bagi anggota yang terdampak selama aksi berlangsung. Kapolresta menekankan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama.

Dalam keterangannya, Kapolresta menjelaskan bahwa tim gabungan menyiapkan fasilitas medis darurat di lokasi. Tim juga menyalurkan personel untuk membantu evakuasi korban yang mengalami luka ringan maupun serius. Kapolresta Mamuju memastikan semua personel mendapat perawatan yang layak dan pemulihan berjalan optimal.
Baca Juga : Gadis ABG di Mamuju Diduga Dianiaya 2 Pria, Lehernya Diikat Kabel
Kapolresta menegaskan koordinasi antarunit menjadi kunci keberhasilan penanganan. Setiap laporan tentang kondisi korban langsung ditindaklanjuti dan diprioritaskan. Kapolresta juga menginstruksikan tim untuk melakukan evaluasi cepat agar langkah-langkah penanganan dapat terus ditingkatkan.
Selain itu, Kapolresta Mamuju memastikan komunikasi terbuka dengan keluarga personel korban. Informasi mengenai kondisi dan penanganan anggota disampaikan secara transparan untuk menjaga kepercayaan dan rasa aman keluarga. Pendekatan ini membantu mengurangi kekhawatiran sekaligus menunjukkan perhatian institusi terhadap personelnya.
Korban unjuk rasa mendapat perhatian penuh dari Kapolresta Mamuju. Selain perawatan medis, aparat memberikan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma dan menjaga kesiapan bertugas. Kapolresta menekankan bahwa perlindungan personel tidak berhenti di lokasi, tetapi berlanjut hingga proses pemulihan selesai.
Kapolresta Mamuju pastikan langkah penanganan ini berlaku menyeluruh dan profesional. Semua unit diarahkan untuk bekerja secara sinergis agar setiap anggota yang terdampak mendapat penanganan optimal. Hal ini juga menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan personel.
Dengan langkah ini, Kapolresta Mamuju menunjukkan bahwa kepolisian menempatkan keselamatan personel sebagai prioritas. Penanganan maksimal diharapkan tidak hanya mencegah dampak serius, tetapi juga meningkatkan kesiapan aparat dalam menghadapi unjuk rasa berikutnya, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.









