.News Mamuju – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan kerja jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar di Kantor Dinas Pariwisata, Mamuju, Kamis (24/10/2025).

Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergitas antar-lembaga dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berintegritas di Sulawesi Barat.
Baca Juga : BPBD Sulbar Terima Update Peringatan Dini Cuaca dari BMKG, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, [Nama Kadis], menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari pihak Kejati terhadap program pembangunan pariwisata di daerah. Menurutnya, dukungan dari lembaga penegak hukum sangat penting untuk memastikan setiap program dijalankan sesuai aturan dan transparan.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kejati memiliki peran strategis dalam pengawasan dan pendampingan hukum, sehingga program pariwisata bisa terlaksana tanpa kendala administrasi maupun hukum,” ujar [Nama Kadis].
Kejati Dorong Tata Kelola yang Transparan
Perwakilan Kejati Sulbar yang hadir, Asisten Intelijen Kejati Sulbar [Nama Pejabat], menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program Jaksa Sahabat Pariwisata, yang bertujuan memberikan pendampingan dan pemahaman hukum terhadap instansi pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan pelaksanaan program kepariwisataan berjalan sesuai ketentuan dan prinsip good governance. Kami juga siap membantu memberikan pendampingan hukum sejak perencanaan hingga pelaksanaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sektor pariwisata menjadi salah satu potensi besar yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju dan sekitarnya.
Dorong Investasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Selain membahas aspek hukum, pertemuan ini juga menyinggung pentingnya peningkatan investasi dan pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengembangan destinasi wisata. Dinas Pariwisata Sulbar menargetkan sejumlah program tahun 2026 yang berfokus pada promosi digital. Penguatan desa wisata, serta peningkatan kapasitas pelaku pariwisata.
“Kami ingin memastikan masyarakat lokal menjadi subjek utama dalam pembangunan pariwisata. Kolaborasi dengan Kejati akan memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan pariwisata yang bersih, aman, dan berkelanjutan,” tambah Kadis Pariwisata Sulbar.
Langkah Awal Menuju Pariwisata Berintegritas
Kunjungan Kejati Sulbar ke Dinas Pariwisata diharapkan menjadi langkah awal penguatan tata kelola pemerintahan di sektor pariwisata. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik. Dan membuka ruang sinergi lintas lembaga untuk memajukan destinasi wisata unggulan di Mamuju dan wilayah Sulawesi Barat secara keseluruhan.








