, ,

Generasi Muda Waspada, Kesbangpol Sulbar Beri Edukasi Pencegahan Radikalisme

by -153 Views

News mamuju – Dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat melakukan kegiatan edukasi kepada siswa-siswi SMA di Mamuju. Kegiatan ini digelar di Aula SMA Negeri 1 Mamuju pada Jumat pagi, menghadirkan puluhan siswa serta guru sebagai peserta.

Tangkal Radikalisme di Kalangan Pelajar, Kesbangpol Sulbar: "Medsos Pintu  Masuk Utama" | IniSulbar
Generasi Muda Waspada, Kesbangpol Sulbar Beri Edukasi Pencegahan Radikalisme

Pentingnya Pendidikan Pencegahan Radikalisme Sejak Dini

Kepala Kesbangpol Sulbar menekankan bahwa pendidikan mengenai bahaya radikalisme harus dimulai sejak usia sekolah menengah atas. Menurutnya, generasi muda yang sadar dan kritis akan lebih mampu menolak pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga : Tangkal Radikalisme di Kalangan Pelajar, Kesbangpol Sulbar: “Medsos Pintu Masuk Utama”

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang ancaman radikalisme dan cara mengenali indikasinya. Kami ingin siswa mampu berpikir kritis dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang berpotensi merusak persatuan,” ujarnya.

Metode Edukasi Interaktif dan Diskusi

Edukasi dilakukan dengan metode interaktif, termasuk pemutaran video, simulasi kasus, dan diskusi kelompok. Peserta diajak menganalisis situasi nyata yang berpotensi menjerumuskan remaja ke dalam jaringan radikal. Tim Kesbangpol juga memberikan strategi untuk menghadapi propaganda, baik di dunia nyata maupun di media sosial.

Salah seorang guru SMA Negeri 1 Mamuju menyatakan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Siswa jadi lebih memahami bahayanya radikalisme dan bagaimana mereka bisa berperan aktif dalam menjaga keamanan sosial di lingkungan sekolah maupun masyarakat.”


Peran Generasi Muda dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

Kesbangpol menekankan bahwa siswa bukan hanya menjadi objek edukasi, tetapi juga agen perubahan. Mereka didorong untuk menyebarkan informasi positif dan mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya toleransi, kerukunan, dan nasionalisme.

“Generasi muda adalah benteng negara dari ancaman radikalisme. Jika mereka memiliki pemahaman yang kuat, maka penyebaran paham radikal dapat diminimalkan,” tambah Kepala Kesbangpol.


Kolaborasi dengan Sekolah dan Orang Tua

Kegiatan ini juga melibatkan guru dan orang tua, sehingga pemahaman tentang bahaya radikalisme dapat diperkuat di lingkungan keluarga dan sekolah. Kesbangpol menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan upaya pencegahan.

“Radikalisme bisa muncul kapan saja, termasuk melalui media digital. Dengan edukasi yang tepat, siswa dapat mengenali ancaman dan melindungi diri serta lingkungan mereka,” pungkasnya.


Program edukasi ini merupakan bagian dari strategi Kesbangpol Sulbar dalam menumbuhkan generasi muda yang sadar kebangsaan, kritis, dan mampu menolak pengaruh radikalisme. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, Mamuju akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga keamanan dan persatuan bangsa.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.