,

Angin Kencang Terjang Mamuju, Puluhan Rumah Rusak dan Aktivitas Warga Terganggu

by -474 Views

News Mamuju — Hembusan angin kencang yang melanda Kabupaten Mamuju sejak Rabu malam hingga Kamis pagi menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah. Puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat, beberapa fasilitas umum rusak, dan aktivitas masyarakat sempat lumpuh sementara akibat cuaca ekstrem tersebut.

23 Rumah Warga Mamuju Rusak Diterjang Angin Kencang | TitaStory
Angin Kencang Terjang Mamuju, Puluhan Rumah Rusak dan Aktivitas Warga Terganggu

Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Mamuju, angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Kecamatan Simboro, Mamuju, dan Kalukku. Sejumlah atap rumah warga beterbangan, pohon tumbang menutup jalan utama, serta beberapa tiang listrik dan baliho roboh akibat kuatnya tiupan angin.

Baca Juga : Kejurprov Catur Berakhir, Atlet Potensial Dikirim Kejurnas Mamuju

Kepala Pelaksana BPBD Mamuju, Rahmat Santosa, mengatakan tim gabungan telah diterjunkan untuk melakukan pendataan dan evakuasi warga terdampak. “Hingga pagi ini, kami mencatat lebih dari 40 rumah rusak, sebagian besar di wilayah Simboro dan Binanga. Tidak ada korban jiwa, namun beberapa warga mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Selain merusak permukiman warga, angin kencang juga menyebabkan gangguan pada jaringan listrik dan komunikasi. PLN Mamuju melaporkan sejumlah gardu dan jaringan distribusi mengalami kerusakan sehingga beberapa desa sempat mengalami pemadaman selama beberapa jam. Petugas kini terus berupaya melakukan perbaikan agar pasokan listrik kembali normal.

Sementara itu, aktivitas nelayan di pesisir Mamuju juga terhenti karena gelombang tinggi yang mencapai 2 hingga 3 meter. Pihak BMKG Majene mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat pesisir untuk tidak melaut hingga kondisi cuaca kembali stabil. “Fenomena ini merupakan dampak dari peralihan musim dan adanya tekanan rendah di sekitar perairan Selat Makassar yang memicu peningkatan kecepatan angin,” kata Kepala Stasiun BMKG Majene, Nurhayati.

Beberapa sekolah di wilayah terdampak juga memutuskan menunda kegiatan belajar tatap muka untuk sementara waktu. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, bahan makanan, dan perlengkapan kebutuhan dasar bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. “Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca. Saya juga meminta seluruh camat dan kepala desa segera melapor jika ada kerusakan tambahan,” tegasnya.

Peristiwa angin kencang ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di wilayah Mamuju. Terutama memasuki akhir tahun yang kerap diwarnai cuaca ekstrem.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.