News Mamuju — Publik Mamuju digemparkan dengan kabar bahwa sebagian kepala sekolah (kepsek) dan bendahara menyimpan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di rekening pribadi. Praktik ini menuai kritik karena dianggap tidak transparan dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan anggaran.

Namun, sejumlah kepala sekolah dan bendahara yang ditemui wartawan memberikan penjelasan terkait alasan di balik praktik tersebut.
Baca Juga : Warga Terdampak Proyek Bendungan Budong-budong Akan Pasang Blokade Jika Ganti Rugi Tidak Tuntas
Kendala Teknis di Daerah
Beberapa bendahara sekolah di Mamuju mengaku masih menghadapi kendala teknis dalam mengelola rekening resmi sekolah.
“Proses pencairan dana BOS melalui rekening lembaga sering lambat, sementara kebutuhan sekolah mendesak. Jadi kami titip sementara di rekening pribadi agar bisa cepat digunakan,” ungkap seorang bendahara sekolah di Kecamatan Kalukku.
Selain itu, sejumlah sekolah di pelosok Mamuju juga masih mengalami keterbatasan akses layanan perbankan dan jaringan internet yang stabil, sehingga menyulitkan penggunaan sistem pelaporan berbasis digital.
Sorotan Publik dan DPRD
Meski ada alasan teknis, praktik ini tetap menimbulkan keresahan. DPRD Kabupaten Mamuju menyoroti kasus tersebut dan meminta Dinas Pendidikan segera menertibkan.
“Alasan apa pun, dana BOS tidak boleh masuk rekening pribadi. Ini uang negara yang harus dikelola secara transparan dan sesuai aturan,” tegas Ketua Komisi Pendidikan DPRD Mamuju.
Ia juga menekankan pentingnya perbaikan sistem pencairan agar sekolah, khususnya di daerah terpencil, tidak mencari jalan pintas.
Respons Pemerintah Daerah
Dinas Pendidikan Mamuju mengaku telah menerima laporan terkait praktik ini. Kepala Dinas menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran agar sekolah tidak lagi menggunakan rekening pribadi dalam pengelolaan dana BOS.
“Kami paham kendala yang dihadapi, tapi penyelesaian bukan dengan rekening pribadi. Ke depan, kami akan bekerja sama dengan bank penyalur untuk mempercepat pencairan,” jelasnya.
Dorongan Transparansi
Kasus ini menjadi pelajaran bahwa sistem pengelolaan dana BOS di Mamuju perlu diperbaiki agar lebih ramah untuk sekolah di daerah terpencil. Transparansi dan akuntabilitas diharapkan tetap terjaga tanpa menghambat operasional pendidikan.








